PT Intiland Development Tbk (DILD) mengakui jika kenaikan harga material bangunan yang terjadi belakangan ini turut memberikan dampak pada industri properti.
Sekretaris Perusahaan DILD Theresia Rustandi tidak merinci kenaikan beban yang dialami Perseroan dalam proses konstruksi. Namun kenaikan harga ini membuatnya memilih langkah konservatif alias prudent dalam memproyeksikan angka penjualan dan pembangunan.
DILD tidak mengambil langkah untuk menaikkan harga jual properti. DILD berpendapat hal ini pun bisa menjadi masalah, sebab kenaikan harga material bangunan belum tentu sejalan dengan kenaikan harga jual properti. Di sisi lain, DILD memandang pula harga properti pun diiringi imbas dari banyak faktor, seperti kemampuan daya beli konsumen. Hal inilah yang membuat DILD belum berencana menaikkan harga jual properti di tengah kenaikan harga material bangunan.
Pihaknya menambahkan, penerimaan marketing sales di semester I 2022 masih melalui proses penghitungan. Pihaknya juga tidak menyebutkan rencana untuk merevisi target nilai kontrak tahun ini.
Sumber: Kontan
|
Penerbitan Perdana Obligasi Paradise Indonesia (INPP) Oversubscribed Dua Kali LipatJumat, 10 Jan 2025 |
|
Hapus Marketplace Fisik, BEI Tanyakan Soal Dana IPO BUKAJumat, 10 Jan 2025 |
|
Raja Roti Cemerlang Bidik Peningkatan Penjualan Dengan Adanya Program Makan Bergizi GratisJumat, 10 Jan 2025 |
|
Fore Coffee DIkabarkan Proses IPO Saham, Begini Kata Manajemen BEIKamis, 09 Jan 2025 |
|
Bukalapak (BUKA) Tutup Layanan Marketplace, Kas Bersih Tersisa Rp 11,36 TriliunRabu, 08 Jan 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose CSMIRabu, 03 Jan 2024 |
Techno Fundamental IRRAJumat, 10 Jan 2025 |
Incidental Report GIAAJumat, 10 Jan 2025 |
Techno Fundamental HOKIKamis, 09 Jan 2025 |
Incidental Report PTBAKamis, 09 Jan 2025 |
Techno Fundamental SSIARabu, 08 Jan 2025 |