Perseroan mencatat kenaikan pendapatan bersih sebesar 51,0% di sektor iklan digital media dari sebelumnya Rp 889,2 miliar menjadi Rp 1.342,8 miliar, dan melonjak 217,0% di sektor jasa keuangan digital dari Rp 45,8 miliar pada H1-2021 menjadi Rp 145,1 miliar pada H1-2022. Di sisi lain, pendapatan dari bisnis non-core media Perseroan mengalami penurunan pada iklan non digital dan TV berbayar satelit, masing-masing sebesar 12,7% dan 28,8%. Perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih dari Rp 1.045,1 miliar pada H1-2021 menjadi Rp 1.056,0 miliar di H1-2022.
Beriku link yang dapat diakses terkait detail informasi di atas:
Sumber: IDX
|
IHSG Pagi ini Dibuka di Level 8.967,73: Optimisme dan Volatilitas Menyertai PerdaganganSenin, 26 Jan 2026 |
|
IHSG Ditutup Menguat, Sektor Perbankan & Energi Menopang Pergerakan PasarJumat, 23 Jan 2026 |
|
Sentimen Global Membayangi IHSG, Saham Pilihan Berpeluang MenguatRabu, 21 Jan 2026 |
|
IHSG Menguat di Pembukaan, Sentimen Saham BBCA & ARTO Jadi Sorotan InvestorSelasa, 20 Jan 2026 |
|
IHSG Bergejolak di Awal Pekan: Dibuka Menguat tapi Tekanan Global Memicu KoreksiSenin, 19 Jan 2026 |
HPS Daily ReportSelasa, 25 Nov 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 09 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 02 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 01 Sept 2025 |