PT Adaro Energy Indonesia Tbk (BEI: ADRO) memproduksi 28,01 juta ton batu bara pada 1H22, atau naik 6% dari 26,49 juta ton pada 1H21. Saat ini, perusahaan masih mempertahankan target produksi FY22 pada kisaran 58 – 60 juta ton. Permintaan untuk produk-produk batu bara termal maupun metalurgi ADRO tetap tinggi. Penjualan batu bara pada 1H22 naik 7% menjadi 27,49 juta ton, dari 25,78 juta ton pada 1H21. Porsi penjualan produk batu bara dengan CV menengah di periode ini mencapai 77%. Fase komisioning PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) telah dimulai dan beberapa pengujian untuk mempersiapkan Tanggal Operasi Komersial (COD) telah dilakukan.
Informasi lengkapnya dapat diakses pada link berikut:
Sumber: IDX
|
TOBA Jajakan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 PersenJumat, 10 Apr 2026 |
|
Kurangi Muatan, Green Energy Buang 350 juta Saham BRENJumat, 10 Apr 2026 |
|
CNMA Gulirkan Dividen Jumbo, Ikuti JadwalnyaKamis, 09 Apr 2026 |
|
BNLI Bagi Deviden Rp 1,27 Triliun, Cum Date 15 AprilKamis, 09 Apr 2026 |
|
MPPA Ungkap Transaksi BaruKamis, 09 Apr 2026 |
HPS Daily ReportSelasa, 25 Nov 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 09 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 02 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 01 Sept 2025 |