Pada semester I-2022, SSIA membukukan pendapatan konsolidasi
sebesar Rp 1.548,6 miliar. Pendapatan tersebut meningkat sekitar 77,8% dari
Rp871 miliar yang dibukukan pada 1H21. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
pendapatan di segmen konstruksi dan perhotelan masing-masing naik sebesar 76,4%
(Rp500,3 miliar) dan 146% (Rp106,1 miliar). Pendapatan segmen usaha properti
SSIA meningkat sekitar 51,5% (Rp78,3 miliar). Laba kotor 1H22 meningkat 104,4%
(YoY) menjadi Rp294,8 miliar, dari Rp144,2 miliar pada 1H21, terutama berasal
dari peningkatan laba kotor konstruksi sebesar 456,9% (Rp77,2 miliar). Laba
bersih konsolidasian SSIA pada 1H22 tercatat sebesar Rp79,5 miliar, meningkat
sebesar 141,7% dibandingkan dengan rugi bersih sebesar Rp190,8 miliar pada
1H21. Peningkatan tersebut disebabkan oleh divestasi bisnis sewa pergudangan
kepada Frasers Property Thailand (Indonesia) Pte. Limited (senilai total
Rp562,3 miliar).
Berikut link yang dapat diakses terkait detail informasi di
atas:
Sumber: IDX
|
TOBA Jajakan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 PersenJumat, 10 Apr 2026 |
|
Kurangi Muatan, Green Energy Buang 350 juta Saham BRENJumat, 10 Apr 2026 |
|
CNMA Gulirkan Dividen Jumbo, Ikuti JadwalnyaKamis, 09 Apr 2026 |
|
BNLI Bagi Deviden Rp 1,27 Triliun, Cum Date 15 AprilKamis, 09 Apr 2026 |
|
MPPA Ungkap Transaksi BaruKamis, 09 Apr 2026 |
HPS Daily ReportSelasa, 25 Nov 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 09 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 02 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 01 Sept 2025 |