Merujuk permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-04901/BEI.PP1/06-2022 tanggal 20 Juni 2022 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa terkait dengan pemberitaan PN Jaksel Diminta Tolak Praperadilan Titan Group. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan klarifikasi atas kebenaran berita tersebut. PT Titan Infra Energy merupakan Debitur Bank Mandiri sejak tahun 2007 dan saat ini berstatus Non Performing Loan (NPL). Bank Mandiri telah melakukan langkah-langkah penanganan yang memadai termasuk penyelesaian yang optimal untuk memitigasi dampak risiko terhadap kondisi keuangan dan operasional, serta telah melakukan full provision terhadap kredit tersebut. Saat Ini, kinerja Bank Mandiri tetap stabil dan bahkan mampu mencatatkan laba sebesar Rp10,03 Triliun atau meningkat sebesar 69,5% secara YoY pada posisi Triwulan I 2022.
Sumber: IDX
|
TOBA Jajakan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 PersenJumat, 10 Apr 2026 |
|
Kurangi Muatan, Green Energy Buang 350 juta Saham BRENJumat, 10 Apr 2026 |
|
CNMA Gulirkan Dividen Jumbo, Ikuti JadwalnyaKamis, 09 Apr 2026 |
|
BNLI Bagi Deviden Rp 1,27 Triliun, Cum Date 15 AprilKamis, 09 Apr 2026 |
|
MPPA Ungkap Transaksi BaruKamis, 09 Apr 2026 |
HPS Daily ReportSelasa, 25 Nov 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 09 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 02 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 01 Sept 2025 |