ADMR menghasilkan EBITDA operasional yang tinggi, yakni $288 juta pada 1H22, atau naik 332% dari $67 juta pada 1H21, dan laba inti naik menjadi $207 juta pada 1H22, atau 499% lebih tinggi daripada $35 juta pada 1H21. Kenaikan 143% pada harga jual rata-rata (ASP) dan volume penjualan yang meningkat 9% menopang rekor kinerja yang tinggi. ADMR mencatat volume produksi 1,53 juta ton pada 1H22, atau naik 7% dari 1,43 juta ton pada 1H21, serta mencatat volume penjualan sebesar 1,28 juta ton pada 1H22, atau naik 9% dari 1,17 juta ton pada 1H21.
Berikut link yang dapat diakses terkait detail informasi di atas:
Sumber: IDX
|
TOBA Jajakan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 PersenJumat, 10 Apr 2026 |
|
Kurangi Muatan, Green Energy Buang 350 juta Saham BRENJumat, 10 Apr 2026 |
|
CNMA Gulirkan Dividen Jumbo, Ikuti JadwalnyaKamis, 09 Apr 2026 |
|
BNLI Bagi Deviden Rp 1,27 Triliun, Cum Date 15 AprilKamis, 09 Apr 2026 |
|
MPPA Ungkap Transaksi BaruKamis, 09 Apr 2026 |
HPS Daily ReportSelasa, 25 Nov 2025 |
Laporan Hasil Public Expose EPACJumat, 05 Jan 2024 |
Penyampaian Prospektus LUCYRabu, 03 Jan 2024 |
Laporan Hasil Public Expose PPRORabu, 03 Jan 2024 |
Penyampaian Materi Public Expose LMASRabu, 03 Jan 2024 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 15 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 09 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSelasa, 02 Sept 2025 |
HPS Daily AnalyticsSenin, 01 Sept 2025 |